Sabtu, 10 Desember 2011

ROKOK PENYUMBANG TERBESAR KERUGIAN NEGARA..!!!

Lho ? Kok bisa ? Bukankah rokok penyumbang devisa negara terbesar ?
Selama ini rokok dibilang sebagai penyumbang devisa terbesar untuk negara padahal nyatanya rokok justru menyumbang kerugian terbesar negara. Kerugian yang ditimbulkan rokok bukan hanya masalah kesehatan saja tapi juga masalah moral dan finansial.

Menurut data Depkes tahun 2004, total biaya konsumsi atau pengeluaran untuk tembakau adalah Rp 127,4 triliun. Biaya itu sudah termasuk biaya kesehatan, pengobatan dan kematian akibat tembakau. Sementara itu penerimaan negara dari cukai tembakau adalah Rp 16,5 triliun.

“Artinya biaya pengeluaran untuk menangani masalah kesehatan akibat rokok lebih besar 7,5 kali lipat daripada penerimaan cukai rokok itu sendiri. Jadi sebenarnya kita ini sudah dibodohi, sudah tahu rugi tapi tetap dipertahankan dan dikerjakan. Inilah cara berpikir orang-orang tertentu yang bodoh,” tutur kata Prof Farid A Moeloek, Ketua Komisi Nasional Pengendalian Tembakau dalam acara Peningkatan Cukai Rokok: Antara Kepentingan Ekonomi dan Kesehatan di Hotel Sahid Jakarta, Rabu (17/2/2010).

Prof Farid mengatakan, rokok adalah pintu gerbang menuju kemaksiatan, penurunan moral dan lost generation. “Tidak ada orang yang minum alkohol, terkena HIV, atau memakai narkoba tanpa merokok terlebih dahulu,” kata Prof Farid yang juga mantan menteri kesehatan ini.

“Menurut agama saja menghisap rokok adalah kegiatan yang mubazir atau makruh. Memang dilema, di satu sisi negara butuh uang tapi di sisi lain banyak yang dirugikan akibat rokok,” tambahnya.

Dalam UU Kesehatan No.36 Tahun 2009 disebutkan bahwa nikotin adalah zat aditif, sama halnya dengan alkohol dan minuman keras. “Jadi rokok harusnya juga diperlakukan sama dengan narkoba. Artinya kalau narkotik tidak diiklankan, merokok juga harusnya tidak boleh. Masalah rokok juga harus ditangani secara spesial,” ujarnya.

Kenaikan cukai tembakau rokok sebesar 15 persen menurut Prof Farid dianggap tidak akan berpengaruh.Pertama, karena rokok mengandung nikotin yang bersifat candu, jadi bagaimanapun juga orang akan terus mencari dan mencari rokok untuk memenuhi kebutuhannya.Kedua, grafik elastisitas rokok bersifat inelastis, jadi kenaikan harga rokok tidak akan terlalu mengurangi konsumsi rokok.Ketiga, pertambahan penduduk terus terjadi dan hal ini memungkinkan semakin banyak orang yang merokok.

Untuk itu solusinya adalah, perlu regulasi atau Peraturan Pemerintah (PP) khusus yang mengatur ketat penggunaan rokok. Sebenarnya sudah banyak UU yang mengatur tentang rokok, misalnya UU Kesehatan No 36/2009, UU Penyiaran No 33/1999, UU Perlindungan Anak No 23/2002, UU Psikotropika No 5/1997 dan UU Cukai No 39/2007.

“Di situ ada aturannya nikotin harus dibagaimanakan. Tapi karena UU itu berjalan sendiri-sendiri maka tujuannya jadi tidak tercapai. Yang dibutuhkan hanya harmonisasi UU,” katanya.

Peningkatan cukai rokok juga menurut Prof Farid harus didistribusikan pada kegiatan-kegiatan untuk menangani sektor kesehatan. “Perokoklah yang membayar cukai tembakau sehingga sudah semestinya dana cukai dikembalikan untuk memperbaiki kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Sumber : detikcom

Senin, 05 Desember 2011

Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON

Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON... Happy Anniversary 4 Tahun 8 Bulan APBOON...

Vera Luv Irvan :*

Sabtu, 03 Desember 2011

Ruang Rindu by Letto

Di daun yang ikut mengalir lembut terbawa sungai ke ujung mata

Dan aku mulai takut terbawa cinta menghirup rindu yang sesakkan dada

Jalanku hampa dan ku sentuh dia, terasa hangat o di dalam hati

Kupegang erat dan kuhalangi waktu, tak urung jua ku lihatnya pergi


Tak pernah kuragu dan selalu kuingat kerlingan matamu dan sentuhan hangat

Ku saat itu takut mencari makna, tumbuhkan rasa yang sesakkan dada

Kau datang dan pergi o begitu saja, semua ku terima apa adanya

Mata terpejam dan hati menggumam, di ruang rindu kita bertemu


Kau datang dan pergi begitu saja, semua ku terima apa adanya

Mata terpejam dan hati menggumam, di ruang rindu kita bertemu.....



Jadi keingetan lagu-lagu jadul yang sudah jarang banget didengerin :)

Rabu, 30 November 2011

Wanita & Pria adalah . . . ? ? ?


Wanita adalah:
1. Orang yang akan mendampingimu seumur hidup.
2. Orang yang akan melahirkan anak"♍Ǘ, walau dengan penuh rasa sakit.
3. Orang yang merawatmu sampai tua.
4. Orang yang akan merawatmu pd saat kau sakit.
5. Orang yang akan selalu mendukung walau kau gagal berpuluh" bahkan beratus" kali.
6. Orang yang memberikan hidupnya untukmu. Bahkan ia membuang egonya demi bersamamu. Bahkan saat kau menyakitinya, ia tetap berada ϑî sampingmu..

Sedangkan pria adalah..
1. Orang yang akan menjagamu seumur hidupmu.
2. Orang yang berkorban untukmu.
3. Orang yang menafkahimu.
4. Orang yang merawatmu pd saat kau sakit.
5. Orang yang memelukmu pada saat kau sedih.
6. Orang yang ingin membuatmu bahagia.

Mereka sama berharganya, hanya saja mereka mempunyai perbedaan" yang kadang membuat mereka menyakiti 1 sama lain, dan itu hanya dapat diatasi dengan pengertian dari kedua belah pihak.

Hidup itu singkat... Terlalu singkat untuk berbagai pertengkaran... Mengapa tidak kau bahagiakan saja pasanganmu, dan mengisi hari" kalian dengan penuh cinta, dan membuat pasanganmu tersenyum lebih lebar tiap harinya?

Bukankah itu lebih baik dan bahagia dibanding saling menyakiti? :) Walaupun banyak hal, dimana kenyataannya tak mudah untuk dilalui, bahkan terkadang enggan untuk melaluinya.

Melihat ke atas : memperoleh semangat untuk maju.
Melihat ke bawah : bersyukur atas semua yg ada.
Melihat ke samping : smangat kebersamaan.
Melihat ke belakang : sebagai pengalaman berharga.
Melihat ke dalam : untuk instropeksi &
Melihat ke depan : untuk menjadi lebih baik ...

Dari air kita belajar ketenangan.....
Dari batu kita belajar ketegaran.....
Dari tanah kita belajar kehidupan.....
Dari kupu-kupu kita belajar merubah diri.....
Dari padi kita belajar rendah hati.....
Dari TUHAN kita belajar tentang kasih yang sempurna......

Karena tidak ada orang yang sempurna ({}). 
 
Sumber : FB Kembang Anggrek

Selasa, 29 November 2011

Jauhi 8 Sifat Istri yang Dibenci Suami

Tips Rumah Tangga Bahagia: Jauhi 8 Sifat Istri yang Dibenci Suami
KUNCI utama rumah tangga bahagia adalah adanya saling cinta dan kasih sayang antara suami dan istri. Sang suami akan menghargai dan memberikan segenap cinta dan kasih sayang kepada istrinya, jika kaum wanita pun memberikan cinta dan penghargaan kepada suaminya. Demikian pula sebaliknya.
Agar istri tidak kehilangan rasa cinta dan rasa hormat suaminya, maka seorang istri harus mengetahui dan menjauhi sifat-sifat wanita yang dibenci suami. Di antara sifat-sifat tersebut yang paling menonjol, sebagaimana ditulis Shabah Sa’id dalam bukunya Az-Zaujah Al-Mubdi’ah wa Asrar Al-Jamal, antara lain:

1. Istri yang sibuk dengan dirinya sendiri.
Istri seperti ini biasanya menjauhi segala urusan suami, dan lebih mementingkan urusan serta kegemarannya sendiri. Pada dasarnya, istri seperti ini merasa nyaman setiap kali dia bisa menyendiri, serta bisa menjaga segala apa yang dia dengar, dia lihat, dan dia sentuh untuk diri sendiri. Boleh jadi hal ini merupakan akibat adanya penyakit psikis yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

…Istri seperti ini adalah istri yang mengabaikan eksistensi suaminya. Karena dia selalu tidak meminta saran suaminya, atau tidak melibatkannya dalam urusan keluarga…

2. Istri yang suka mendominasi.
Istri seperti ini adalah istri yang mengabaikan eksistensi suaminya. Karena dia selalu tidak meminta saran suaminya, atau tidak melibatkannya dalam urusan keluarga. Dia senantiasa menjalankan sendiri segala urusan keluarga dan urusan rumah dengan tanpa memandang pendapat suami.
Di sini, seorang suami akan merasa bahwa jati dirinya telah hilang, sebab yang bisa dia lakukan untuk kebaikan rumah atau anak-anaknya hanya menyerah saja, atau mengabaikan keberadaan dirinya. Pria semacam ini, jika tidak memisahkan dirinya dari istri seperti itu, bisa jadi dia akan berusaha mencari, atau mendapatkan apa yang dia inginkan selama ini dari wanita lain.

3. Istri yang gemar berdusta.
Salah satu hal yang mesti dimiliki dalam hubungan pernikahan adalah unsur kejujuran dalam segala hal. Ini mengingat, kejujuran merupakan salah satu pilar ketenteraman dan kebahagiaan. Di luar sana terdapat banyak wanita yang gemar berdusta. Mereka menjadikan dusta sebagai hobi atau sebagai dalih karena takut sesuatu. Namun apa pun alasannya, dusta dan tipu daya adalah dua hal yang paling dibenci kaum pria. Meskipun terkadang seorang pria menerima tindakan dusta dari istrinya karena satu atau lain hal, namun penerimaan seorang suami terhadap sifat buruk itu biasanya disertai dengan pandangan meremehkan.

4. Istri yang kejam/galak.
Istri semacam ini adalah istri yang begitu mudahnya memberikan hukuman kepada suaminya, ketika suaminya melakukan suatu hal tertentu. Istri seperti ini terus-menerus meresahkan suaminya, sebab karakter permusuhannya tersebut. Selain itu, istri seperti ini akan terbiasa mengeluarkan kata-kata pedas, keras, dan kasar kepada tetangga, teman-teman, dan anggota keluarganya. Istri yang kejam, tentunya menimbulkan banyak masalah bagi suaminya, bahkan bagi anak-anaknya pula. Sehingga tertanam dalam jiwa anak-anaknya sikap tidak senang dan akan menjauh dari ibunya.

…Istri galak, begitu mudahnya memberikan hukuman kepada suaminya, ketika suaminya melakukan suatu hal tertentu. Istri seperti ini selalu meresahkan suaminya…

5. Istri yang menyulitkan.
Wanita semacam ini terbiasa hidup dalam suasana kehidupan yang penuh dengan perilaku buruk, gejolak rumah tangga, senantiasa menciptakan benih-benih perselisihan. Sebab setiap kata yang terlontar dari mulut suaminya yang berisi perintah terhadap hal penting yang mesti dilakukan istrinya, ternyata istrinya malah menepis semua perkataan suaminya dan menolak bertanggungjawab atas hal itu. Sehingga seringkali dia menciptakan kesulitan dan menyulut pertikaian antara dirinya dengan suaminya. Dalam kondisi demikian, sang suami lebih mengutamakan untuk menjauh dari rumah, atau barangkali dia akan tetap di rumah dan ikut-ikutan dengan sifat buruk istrinya.

6. Istri yang pasif.
Istri semacam ini akan membiarkan dan menyerahkan segala urusan kepada suaminya, sehingga suaminya menjalankan seluruh urusan keluarga dan rumah tangga. Peran istri hanya terbatas menjalankan instruksi-instruksi suaminya. Dia senantiasa menyerah dalam segala hal, seakan-akan dia menuntut suaminya agar lebih berkuasa dengan tanpa berusaha menunjukkan perannya atau keberadaannya sedikit pun terhadap suaminya, padalah dia adalah pasangan hidup bagi suaminya.

7. Istri yang keras kepala.
Istri semacam ini adalah istri yang keras kepala dalam segala hal, dan dia terus berlindung di balik sifatnya yang keras kepala itu. Sebab dia mendapatkan kenyamanan pada dirinya ketika dia bersikeras mengikuti pendapatnya, sekalipun itu salah. Di samping itu, melalui cara itulah dia mendapatkan kepuasan diri. Misalnya, andai suaminya menginginkan satu jenis makanan, dia terus-menerus menyiapkan jenis makanan lainnya, sekalipun sebenarnya jenis makanan itu juga tidak disukainya. Wanita semacam ini adalah wanita yang paling dibenci kaum laki-laki.

…Istri yang keras kepala dalam segala hal adalah wanita yang paling dibenci kaum laki-laki…

8. Istri yang menggemari rutinitas.
Istri semacam ini adalah sosok yang menganggap bahwa pernikahan adalah akhir dari segala kehidupannya. Sebab segala ambisi dan keinginannya telah dipendam dalam-dalam pasca menikah. Menurutnya, setelah menikah tidak ada lagi keinginan dan ambisi. Dengan begitu, dia beranggapan bahwa hari ini sama dengan hari kemarin, dengan artian, bahwa segala sesuatu dalam kehidupan pernikahan hanya sarat dengan rutinitas yang teratur dan monoton.
Hal-hal di atas adalah bagian dari sifat-sifat istri yang paling dibenci kaum suami. Oleh karena itu, hendaknya para istri kembali meniti kembali gaya hidupnya dengan menjauhi sifat-sifat di atas, demi meraih kebahagiaan dan ketenteraman kehidupan rumah tangga.

Sumber : FB Betapa Kecilnya Kita Di Hadapan Allah

Senin, 28 November 2011

Sabtu, 26 November 2011

Hmmm Sabtu, 26 November 2011 hari yang sangat bahagia untuk aku dan keluarga kami. Ada dua moment dihari tersebut. Usia aku genap 25 tahun dan aku lamaran :)



Minggu, 27 November 2011

"...Surat Cinta-NYA..."

Al-Hujuraat ayat 6 : “Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu”. 

Al-Hujuraat ayat 11 : “Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olokkan kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olokkan) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olokkan) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokkan) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim”.

Al-Hujuraat ayat 12 : “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang”.

An-Nuur ayat 15 : “(Ingatlah) di waktu kamu menerima berita bohong itu dari mulut ke mulut dan kamu katakan dengan mulutmu apa yang tidak kamu ketahui sedikit juga dan kamu menganggapnya suatu yang ringan saja. Padahal dia pada sisi Allah adalah benar”.

An-Nuur ayat 23 : “Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik, yang lengah lagi beriman (berbuat zina), mereka kena laknat di dunia dan akhirat dan bagi mereka azab yang besar”. 

Al-Israa ayat 36 : “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggunganjawabnya”.

Al-Fath ayat 6 : “Dan supaya Dia mengadzab orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang musyrik laki-laki dan perempuan yang mereka itu berprasangka buruk terhadap Allah. Mereka akan mendapat giliran (kebinasaan) yang amat buruk dan Allah memurkai mengutuk mereka serta menyediakan bagi mereka neraka Jahanam. Dan (neraka Jahanam) itulah sejahat-jahat tempat kembali”. 


Al-Fath ayat 12 : “……………Dan kamu telah menyangka dengan sangkaan yang buruk dan kamu menjadi kaum yang binasa”.
 

Qaaf ayat 18 : “Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya, melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir”.
 

Al-Qalam ayat 10 - 11 : “Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina. Yang banyak mencela, yang kian kemari menghambur fitnah”.

Al-Humazah ayat 1 : “Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela”.
 
Al-Muthaffifin ayat 29 - 31 : “Sesungguhnya orang-orang yang berdosa adalah mereka yang menertawakan orang-orang yang beriman. Dan apabila orang-orang yang beriman lalu
di hadapan mereka, mereka saling mengedip-ngedipkan mata. Dan apabila Orang-orang yang berdosa itu kembali kepada kaumnya, mereka kembali dengan gembira”.
 
Berdasarkan Al-Hadits yang berkaitan dengan ghibah yaitu :
Artinya : “Berhati-hatilah terhadap purbasangka. Sesungguhnya purbasangka adalah ucapan paling bodoh”. (H.R. Al-Bukhari)
Artinya : “Barangsiapa mengintai-intai keburukan saudaranya semuslim, maka Allah akan mengintai-intai keburukannya. Barangsiapa diintai keburukannya oleh Allah, maka Allah akan mengungkitnya (membongkarnya) walaupun dia melakukan itu di dalam (tengah-tengah) rumahnya”. (H.R. Ahmad)
Artinya : “Sesungguhnya bila kamu mengintai-intai keburukan orang, maka kamu telah merusak mereka atau hampir merusak mereka”. (H.R. Ahmad)


Rasulullah melarang umatnya meneliti dan mencari-cari kesalahan orang lain. Sebab yang demikian hanya akan menghancurkan kerukunan dan kebersamaan kaum muslimin. Di sisi lain ditegaskan bahwa seburuk-buruk suatu kaum adalah kaum yang di antara mereka ada seorang mukmin yang berjalan di kalangan mereka dengan cara sembunyi-sembunyi dan senantiasa meneliti serta mencari-cari kesalahan orang lain.
 

Artinya : “Alangkah baiknya orang-orang yang sibuk meneliti aib diri mereka sendiri dengan tidak mengurusi (membicarakan) aib-aib orang lain”. (H.R. Adailami)

Artinya : “Celaka bagi orang yang bercerita kepada satu kaum tentang kisah bohong dengan maksud agar mereka tertawa, Celakalah dia …… celaka dia”. (H.R. Abu Dawud dan Ahmad)
 

Artinya : “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah berbicara yang baik-baik atau diam”. (H.R. Bukhari-Muslim)
 

Artinya : “Kebanyakan dosa anak Adam karena lidahnya”. (H.R. Athbrani dan Al-Baihaqi)
 

Artinya : “Tahukah kamu apa ghibah itu? Para sahabat menjawab : “Allah dan RasulNya lebih mengetahui”. Beliau bersabda : “Menyebut-nyebut sesuatu tentang saudaramu hal-hal yang dia tidak sukai”. (H.R. Muslim)
 

Artinya : “Seorang mukmin bukanlah pengumpat, pengutuk, berkata keji atau berkata busuk”. (H.R. Al-Bukhari dan Al-Hakim)
 

Artinya : “Rasulullah saw pernah ditanya : “Ya Rasulullah, apakah tebusan mengumpat?” Jawab Rasulullah : “Hendaklah engkau beristighfar (memohonkan ampunan) kepada Allah bagi orang yang engkau umpat”. (H.R. Thahawi)
 

Artinya : Dari Hudzaifah r.a, dia telah berkata : Rasulullah saw telah bersabda : “Tidak akan pernah masuk surga orang yang suka mengumpat”. (H.R. Bukhari dan Muslim)


Subhanallah yah Allah menciptakan Surat Cinta-NYA untuk kebaikan manusia. Semoga kami bisa menjadi orang yang pandai menjaga lisan dan perbuatan. Aamiin.


Rabu, 02 November 2011

Pilih Mana....??

Mana yang anda pilih dari bekerja di kantor anda gaji atau lebih memandang kepemimpinan, keseimbangan kerja / kehidupan pribadi, kinerja, dan kualitas mitra kerja, serta menghormati kepemimpinan di kantor...??

MENCINTAI

Aku mencintai Allah dan Rasulullah lebih tinggi daripada segala cintaku padamu.
 

Aku mencintai Orang tuaku bahkan jauh lebih tinggi daripada aku mencintaimu.
 

Aku mencintai saudara-saudara dan sahabat-sahabatku juga lebih daripada aku mencintaimu.
 

Maafkan Aku karena telah menaruh cinta ini dari akhir keseluruhan cintaku, karena aku menginginkan kamu menjadi yang terakhir dalam hidupku...

Jumat, 21 Oktober 2011

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Ya Allah aku melangkah di hari Jum'at MU yang banyak orang mengatakan hari ini adalah hari baik. Tapi bagi ku semua hari sama baiknya semua minggu baik dan semua bulan juga baik. Karena semuanya Engkau yang menciptakan. Aku mohon mudahkan dan lancarkan niat baik kami Ya Allah. Aamiin.

Selasa, 20 September 2011

Sayangi Orangtuamu..

Seorang Ibu terduduk di kursi rodanya suatu sore di tepi danau, ditemani Anaknya yang sudah mapan dan berkeluarga.

Si ibu bertanya " itu burung apa yg berdiri disana ??"
"Bangau mama" anaknya menjawab dengan sopan.

Tak lama kemudian si mama bertanya lagi..
"Itu yang warna putih burung apa?"
sdikit kesal anaknya menjawab " ya bangau mama?..."

Kemudian ibunya kembali bertanya
" Lantas itu burung apa ?" Ibunya menunjuk burung bangau tadi yg sedang terbang...
Dengan nada kesal si anak menjawab "ya bangau mama. kan sama saja!..emanknya mama gak liat dia terbang!"

Air menetes dari sudut mata si mama sambil berkata pelan.."Dulu 26 tahun yang lalu aku memangku mu dan menjawab pertanyaan yg sama untuk mu sebanyak 10 kali,..sedang saat ini aku hanya bertanya 3 kali, tp kau membentak ku 2 kali.."

Si anak terdiam...dan memeluk mamanya.

Pernahkah kita memikirkan apa yg telah diajarkan oleh seorang mama kepada kita? Sayangilah Mama/Ibu-mu dgn sungguh2 krn sorga berada di telapak kaki Ibu.

Mohon ampunan jika kamu pernah menyakiti hati Ibumu.
Dan teruskan kpd Org2 yg perlu membaca renungan ini.

*Pernah kita ngomelin Dia ? 'Pernah!'
*pernah kita cuekin Dia ? 'Pernah!'
*pernah kita mikir apa yg Dia pikirkan? 'nggak!'
*sebenernya apa yg dia fikirkan ? 'Takut'
- takut ga bisa liat kita senyum , nangis atau ketawa lagi.
- takut ga bisa ngajar kita lagi

Semua itu karena waktu Dia singkat..

Saat mama/papa menutup mata , Ga akan lg ada yg cerewet. 
Saat kita nangis manggil2 dia , apa yg dia bales ?         'Dia cuma diam' 
Tapi bayangannya dia tetap di samping kita dan berkata :
"anakku jgn nangis,mama/papa msh di sini.Mama/papa msh syg kamu."
 
Sayangilah Mereka sblm waktunya habis.

LUV U SO MUCH IBU & BAPAK :*

Minggu, 11 September 2011

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Bismillaahirrahmaanirrahiim. Semua sudah terkonsep di otak dan saatnya beraksi. Ya Alloh beri kemudahan & kelancaran segala urusan kami. Aamiin.

Senin, 22 Agustus 2011

Moratorium CPNS Resmi Dimulai 1 September 2011

Lagi baca2 artikel ketemu link artikel ini : http://informasicpnsbumn.com/berita/moratorium-cpns-resmi-dimulai-1-september-2011.html

Wah pupus deh harapan ku untuk jadi PNS tahun ini. :(

"Dua Tahun yang lalu (22 Agustus 2009)"

Sidang S1 aku. Tegang, dag dig dug banget. Alhamdulillah lulus. :)

Ku Pinang Kau Dengan Basmalah

 -Ungu Feat Rossa-
Tuhan memberikanku cinta
untuk ku persembahkan hanyalah padamu
Dia anugerahkanku kasih
hanya untuk berkasih berbagi denganmu
atas restu Allah ku ingin milikimu
ku berharap kau menjadi yang terakhir untukku
restu Allah ku mencintai dirimu
ku pinang kau dengan Bismillah

hampa terasa bila ku tanpamu
hidupku terasa mati jika ku tak bersamamu
hanya dirimu satu yang aku inginkan
ku bersumpah sampai mati hanyalah dirimu (hanyalah dirimu)

atas restu Allah ku ingin milikimu
ku berharap kau menjadi yang terakhir untukku
atas restu Allah ku mencintai dirimu
ku pinang kau dengan Bismillah

atas restu Allah ku ingin milikimu
ku berharap kau menjadi yang terakhir untukku
restu Allah ku mencintai dirimu
ku pinang kau dengan Bismillah

Liriknya bagus bangettt...
 

Jumat, 12 Agustus 2011

"IBU terlalu MENGERTI aku.. SAYANG banget sama IBU.."

Aku selalu merasa kasih sayang Ibu aku ga akan pernah habis. Ibu aku adalah orang tua yang demokrasi dalam arti tidak pernah melarang aku dalam hal apapun itu. Masih teringat dalam benakku dulu ketika aku mau masuk Sekolah Dasar (SD) ibu aku menawarkan untuk memasukkan aku di salah satu SD Negeri yang terbilang terbaik (karena kedua kaka aku di sekolahkan di SD ini) dan harapan Ibu aku masuk di SD Negeri terbaik ini agar aku dapat masuk ke SMP Negeri terbaik no 1 di Depok namun aku menolak dan memilih SD Negeri yang bisa dibilang biasa az  karena teman - teman TK aku memilih SD tersebut. Ya, aku memilih SD Negeri biasa ini karena teman TK (kalo sekarang mungkin teman satu geng), mereka semua memilih SD Negeri ini. Ibu aku tetap mengizinkan aku untuk sekolah yang aku pilih itu.
Kelas satu, dua, tiga dan seterusnya hingga aku kelas enam nilai aku, menurut aku tidak pernah mengecewakan karena tidak lepas dari peringkat lima besar. Semua itu tidak lepas dari jasa ibu aku yang selalu mengajarkan materi sekolah. Aku bersyukur paling tidak aku tidak mengecewakan orang tua aku terutama ibu. Beliau cukup "puas" dengan nilai dan peringkat aku. Dan ketika aku lulus EBTANAS (UN kalo sekarang) nem aku cukup hanya di SMP Negeri no 2 di Depok. Aku ingat dulu beliau bilang "coba dede (panggilan aku dirumah) dulu masuk di SD pilihan ibu pasti sudah masuk di SMP Negeri terbaik no 1 di Depok dekat rumah lagi". Dan aku bersekolah di SMP Negeri pilihan aku. Tahun pertama, tahun kedua Alhamdulillah nilai aku tidak mengecewakan peringkat lima besar masih bisa ku pertahankan. Dan tahun ketiga lebih tidak mengecewakan karena peringkat aku naik menjadi tiga besar hingga EBTANAS dan nem aku masih dapat masuk ke SMA Negeri no 3 di Depok dan kebetulan SMA ini tidak terlalu jauh dari rumahku. Masa SMA nilai-nilai aku tidak secemerlang SD dan SMP namun juga tidak mengecewakan hanya agak menurun peringkatnya menjadi sepuluh besar. Ya, lumayanlah.
Hingga akhirnya nilai UN keluar dan aku mengikuti SPMB (kala itu) aku memilih FKM UI & IPB (aku tidak memilih jurusannya karena nantinya jika keterima akan ada saringan masuk kembali untuk penentuan jurusan apa yang didapat). Dan aku juga mengikuti Ujian Mandiri di UGM (jurusan yang aku ambil saat itu FKM juga). Entah kenapa minat aku ke FKM. Awalnya orang tua (bapak) aku menyuruh aku untuk masuk ke FK (karena beliau sebelumnya menginginkan kaka aku menjadi seorang dokter hal tersebut pupus dan beliau menyuruh aku) namun aku tidak yakin dengan kemampuan aku (saat itu aku berfikir untuk menjadi seorang dokter adalah hal yang sulit dan aku takut lama untuk lulusnya) hehehe. Satu persatu Ujian ku ikuti namun satu pun aku tidak ada yang lolos. Sedih sekali, ya sangat. Aku pun tidak berfikir untuk memilih Perguruan Tinggi Swasta (PTS) aku hanya mau Perguruan Tinggi Negeri (PTN) namun orangtua aku lalu menganjurkan aku untuk masuk ke Perguruan Tinggi yang terdekat dengan rumah ku. Beliau berpendapat jika PTS jangan yang jauh dengan rumah. Dan akhirnya aku memilih Universitas Gunadarma (UG) entah kenapa aku memilih UG (oh aku ingat saat itu aku mengikuti teman aku yang hendak daftar di UG dan tidak tahu kenapa aku ikut daftar juga). Dan akhirnya setelah aku dijelaskan dibagian pendaftaran sepulang dari UG aku baru bilang dengan kedua orang tua ku aku memilih kuliah di UG tapi jurusannya apa? Bapak aku bilang Teknik Informatika saja. Akhrinya aku mengikutinya. Dan singkat cerita aku kuliah lah di UG. Dan aku berfikir terlahir di kota Depok sekolah TK, SD, SMP, SMA, Kuliah pun di Depok. Aku berharap bisa bekerja di ibu kota (Jakarta). Dan tak terbayang didalam fikiran ku aku bekerja di Depok juga. Ya aku bekerja pada Almamater-ku sendiri yaitu Universitas Gunadarma, Depok. Dan kenapa aku masih tetap bertahan di tempat kerja ku ini? Karena aku tidak boleh mencari kerjaan diluar (perusahaan swasta) selain mengikuti tes-tes CPNS oleh IBU aku. Alasan ibu rata-rata perusahaan swasta sekarang outsourcing. Ibu aku selalu mempunyai alasan kenapa aku harus tetap di tempat kerja ku ini. Poin-poin yang terpenting yaitu dekat dengan rumah dan ada beberapa poin lagi yang tidak dapat aku sebutkan (dengan alasan privacy) hehehe.
Alasan ibu aku pasti yang terbaik untuk aku. Dan ibu selalu kasih yang terbaik untuk aku.

Seperti dalam salah satu hadits yang membahas tentang siapa yang harus kita hormati di dunia ini??

Pada hadits itu terdapat suatu percakapan antara sahabat Rasulullah dengan Rasulullah Saw sendiri, kurang lebih seperti ini ceritanya.

Pada suatu hari sahabat Rasul bertanya : “Yaa Rasulullah siapakah orang pertama yang harus saya hormati di dunia ini??”

Rasul menjawab : “Ibumu..”

Kemudian sahabat itu bertanya lagi : “Setelah Ibu, kemudian siapa lagi yaa Rasul yang harus saya hormati di dunia ini??”

Kemudian Rasul pun menjawab kembali : “Ibumu..”

Sahabat itu pun masih belum puas dengan pertanyaan yang kedua dan kemudian ia bertanya lagi dengan
pertanyaan yang sama : “Kemudian siapa lagi yaa Rasul??

Dengan penuh kesabaran Rasul pun menjawab : “Ibumu..”

Masih belum puas dengan jawaban ketiganya sahabat itu pun bertanya lagi kepada Rasulullah Saw. : “Lalu siapa lagi yaa Rasulullah orang yang harus saya hormati??”

Rasulullah pun menjawab dengan jawaban yang berbeda dengan sebelumnya : “Ayahmu..”

Maka dari itu kita harus menghormati Ibu kita, ternyata Rasulullah Saw sendiri pun memberi 3 level untuk Ibu setelah Ayah. Maka dari itu ada judul lagu surga dibawah telapak kaki Ibu. Ibu adalah seseorang yang harus kita hormati dan kita jaga nama baiknya. Dan bukan berarti Ayah tidak kita hormati ya. Karena posisi beliau tetap Imam keluarga.

Dan Seorang"ibu" mempunyai banyak cara untuk mengungkapkan kasih "sayang"nya kepada anaknya, misalnya :

  • "Ibu" selalu menyimpan foto bayi (anaknya) dan memandanginya berlama-lama.
  • "Ibu" selalu bisa menemukan banyak alasan mengapa anaknya harus selalu dekat dengan "ibu"nya
  • Seorang "ibu" akan marah apabila anaknya dikritik oleh orang lain.
  • "Ibu" bisa menerima kritik, asal bukan tentang anaknya.
  • "Ibu" akan terus bertanya 'ada apa' selama anaknya tetap bersikeras tidak ada apa-apa.
  • "Ibu" dapat mengubah hari yang muram menjadi kenangan indah hanya dengan mendengarkan anaknya bercerita tentang permasalahannya.

  • "Ibu" akan merasa senang kalau seorang anak membutuhkannya.
     
  • "Ibu" akan selalu mendukung apa yang diinginkan anaknya.
     
  • "Ibu" tidak langsung mengatakan anaknya berbuat kesalahan. "Ibu" menunggu sampai anaknya mengetahuinya sendiri-- Kecuali kalau itu terlalu lama.
     
  • "Ibu" tidak pernah terkejut ketika anaknya melakukan hal-hal istimewa, karena "ibu" selalu tahu anaknya mampu dan mau.
  • "Ibu" ikut sedih apabila anaknya sedih.
  •  "Ibu" dapat menyembunyikan kesedihan dan ketakutannya di balik senyuman.
  • "Ibu" akan membantu menyembuhkan luka anaknya sebelum "ibu" menyadari bahwa "ibu" juga terluka.
  • "Ibu" akan semakin baik seiring berjalannya waktu. Saat "ibu" dan anaknya semakin matang.
  • "Ibu" tidak perlu mengikuti mode. "Ibu" memiliki gaya tersendiri.
  • "Ibu" tidak keberatan memberikan resep masakan "ibu", namun rasanya tidak pernah seenak buatan "ibu".
  • "Ibu" dapat mengubah setiap tempat menjadi ruang keluarga, hanya dengan berada disana.
  • "Ibu" tidak berharap anaknya berterima kasih, namun itu adalah kejutan termanis yang diberikan oleh anaknya.
  • "Ibu" dapat membuat dunia bagaikan tempat yang aman, ketika "ibu" mencium anaknya sebelum tidur.
  • "Ibu" mendengarkan dengan matanya, "ibu" mendengarkan dengan hatinya. Begitulah cara "ibu" mendengar apa yang tidak dapat terucapkan dengan kata-kata. 
  • "Ibu" tidak sibuk membawa peta, dan "ibu" tidak memperhatikan nama jalan... Namun "ibu" selalu sampai ke tempat yang ditujunya.
  • "Ibu" selalu terbuka pada sudut pandang lain, tapi tidak akan berubah pikiran.
  • "Ibu" tahu cara berkata 'Tidak' tanpa menggunakan kata itu.
  • "Ibu" mengatakan: 'Aku "sayang" padamu' dengan cara seperti: 'Buka bajumu yang basah'. 'Pakai mantel.' 'Pr-mu sudah selesai?' 'Cuci tangan sebelum makan'. 'Sini "ibu" ukur suhu tubuhmu'. 'Kamu sedang apa?'.
  • Seorang "ibu" tidak akan menangis didepan anaknya, karena ingin selalu terlihat bahagia didepan anaknya.
  • Seorang "ibu" bisa senang membacakan buku ke"sayang"an anaknya untuk ke seratus kali.
  • "Ibu" tahu suatu hari harus melepaskan anaknya. yaitu pada saat anda lebih dekat dengan suami/istrinya.... Pada saat itulah "ibu" menjadi sahabat.
  • Ada beribu-ribu cara seorang "ibu" mengungkapkan kasih "sayang"nya kepada anaknya.
Dan seperti kutipan lagu berikut :

Kubuka album biru penuh debu dan usang
Kupandangi semua gambar diri
Kecil bersih belum ternoda
Pikir ku pun melayang
Dahulu penuh kasih
Teringat semua cerita orang tentang riwayatku
Kata mereka diriku slalu dimanja
Kata mereka diriku slalu ditimang
Nada-nada yang indah selalu terurai darinya
Tangisan nakal dari bibirku
Takkan jadi deritanya
Tangan halus dan suci tlah mengangkat tubuh ini
Jiwa raga dan seluruh hidup tlah dia berikan…
Kata mereka diriku slalu dimanja
Kata mereka diriku slalu ditimang
Oooh bunda ada dan tiada dirimu kan selalu ada di dalam hatiku……


Kebersamaan Keluarga Kami

 Ibu aku TERSAYANG

Ibu & Aku (ketika belum berhijab) part 1
 Ibu & Aku (ketika belum berhijab) part 2

Aku (ketika belum berhijab) & Ibu
 Mb' Nina, Ibu & Aku (ketika belum berhijab)

Ibu, Aku (ketika belum berhijab) & Mb Nina

 Ibu sayang

 Ibu, Mb Nina, Aku (ketika belum berhijab) & Bapak

 Ibu & Mb Nina

 Ibu manja sama aku.. hehehe..

Aku, Ibu & Mb Nina
Ibu & Aku
Makan ice cream narsis dikit ah

Mb Nina, Ibu & Aku

Makan sambil narsis

Nanaz (waktu msh kecil) & Eyang Uti

Ibu cantik & Aku cantik

Sayang Ibu

Aku & Bapak tersayang
Wisuda aku (Bapak, Ibu, Aku, Bunda Dewi, Ayah Budhi & Kk Nanaz

* Foto2 aku yang tidak berjilbab tersebut didokumentasikan sebelum aku berhijab.

I Love you Mom & Dad :*

Sabtu, 09 Juli 2011

Kembali untuk berfikir lagi

Setelah apa yang aku jalani saat ini, kemarin-kemarin sepertinya aku harus kembali berfikir untuk meyakinkan diri ini. Ada 2 yang jadi prioritas aku. Saat yang satu sudah aku yakinkan tinggal yang satu lagi yang akan aku fikirkan kembali untuk tetap bertahan atau tidak...??!! Mungkin akan berat untuk aku tetapi keadaan seperti ini tidak bisa didiamkan terlalu lama. Sepertinya aku harus cepat mencari solusi yang satu ini. Semoga aku mendapatkan yang lebih baik dari ini. Bismillah Ya Allah.

Rabu, 06 Juli 2011

Surprise Anniversary 4th year 3rd month

Kemarin tgl 5 Juli 2011 tepatnya 4 tahun 3 bulan aku & dia (Irvan Effendi-red). Dari pagi, siang, sore dia ga ada kabarnya dan cuek banget. Telpon seperti biasanya hanya untuk sekedar mengingatkan makan siang az ga. Huuhh menyebalkan...!!!  Sampe akhirnya sudah jam pulang kerja dan seperti biasanya dia jemput aku. Karena aku terlambat pulang dia jutek banget sama aku. Singkat cerita sudah sampe rumah biasanya dia mampir dulu ini ga langsung pulang. Sehabis maghrib aku telpon dia sampe 7x tapi ga diangkat itu adalah hal yang menyebalkan bagi aku telpon orang tapi ga diangkat. Dan ternyata dia datang dengan membawa es krim walls selection cookies & cream. Dan mengucapkan hari jadi kami. Wah aku terharu dan nangis. Dan akhirnya es krim itu aku santap bersama ibu, bapak, dia dan keponakanku Azra mantap banget deh rasanya. Tapi bagi yang menyukai cookies ya. Kalo yang kurang menyukai mungkin agak kurang. Selamat mencoba. (Loh kok jadi bahas es krim yah. :p Hehehe..)
Kembali ketema awal ternyata dia ga kasih kabar seharian ke aku, aku pulang terlambat dia jutek, aku telpon 7x ga diangkat2 itu hanya pura2 untuk kasih aku surprise. Wah senangnya. Makasih AP. Luv u.

Selasa, 05 Juli 2011

Happy Anniversary 4th year 3rd month

Tak terasa dengan kamu sudah 4 tahun 3 bulan. Memang bukan waktu yang sebentar saling mengerti pribadi aku dan kamu tapi hingga hari ini aku dan kamu dapat melewati waktu yang tidak sebentar ini. Happy anniversary 4th year 3rd month. Luv u so much. -APBOON, 5 April 2007-

Selasa, 03 Mei 2011

Menunggu Kamu Irvan Effendi... :*

Dear AP (Irvan Effendi-red)...

Sembilan hari sudah kamu disana dan masih ada dua puluh satu hari lagi... Terasa berat bagi aku yang terbiasa dengan kamu... Rindu itu yang aku rasakan pertama kali kamu disana dan hingga sekarang rindu itu sangat terasa... Dan aku tidak terbiasa dengan keadaan seperti ini... Bahkan aku tidak akan bisa terbiasa dengan keadaan seperti ini... Setiap malam tiba aku masih menunggu kabar kamu disana... Dan itu masih aku lakukan hingga malam ini malam ke-sepuluh ini... Semoga kamu disana baik-baik saja ya sayank Irvan Effendi... Rasa sayang ini tak akan pernah habis untuk kamu... Malam ini aku ingin mengucapkan aku "...Merindukan Kamu AP..."

Depok, 03 Mei 2011
@MyRoom, 10:11 PM

Sabtu, 05 Februari 2011

Happy Annyversary 3 Tahun 10 Bulan....

Huuuffftt... Ga terasa sudah menginjak 3 Tahun 10 Bulan... Ckckckck... Lama juga yah... Semoga kedepannya akan lebih baik... Aamiiin...

Selasa, 18 Januari 2011

Kembali Belajar Membaca Qur'an

Alhamdulillah...Alhamdulillah...Alhamdulillah masih dikasih kesempatan untuk terus belajar membaca Qur'an. Harus terus SEMANGAT... :)